Visi dan Misi

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Sekolah Tinggi adalah :

Visi :

“Menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan Unggul dan Mampu Membawa Potensi Lokal ke Tataran Global Melalui Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi pada tahun 2042”.

 

Misi :

  1. Menyelenggarakan proses pendidikan berbasis kompetensi yang mampu membawa potensi lokal, berstandar global dan unggul agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan secara akademik, profesi dan vokasi yang berkualitas serta berjiwa mandiri dan entrepreneur
  2. Melakukan pengembangan program unggulan untuk menjawab potensi lokal sebagai penunjang soft skill tenaga kesehatan.
  3. Melaksanakan dan mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dan didasarkan atas pemikiran kritis (critical appraisal and thinking), penggunaan bukti ilmiah (evidence based practice) yang mengarah pada luaran produk, pendayagunaan dan dampak dari produk yang dihasilkan (outcome, benefit, impact);
  4. Mengembangkan dan meningkatkan kompetensi melalui kolaborasi sertifikasi bidang kesehatan, digital skill, dan berkolaborasi antara akademisi, dunia industri, dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bidang kesehatan dalam menghadapi era digital di masa depan;
  5. internasional juga diperdalam menjadi 3 sub kompetensi yang lebih spesifik yaitu bahasa untuk akademik, bahasa untuk literasi dan penulisan, dan bahasa untuk komunikasi kesehatan.

 

Tujuan :

  1. Terbentuknya tenaga akademis, profesi dan vokasi yang berkualitas, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa mandiri dan entrepreneur, memiliki etos kerja dan sikap disiplin, sehingga dapat mengembangkan potensi lokal, ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu bersaing di tingkat global;
  2. Terbentuknya tenaga kesehatan yang mampu memberdayakan masyarakat dalam memahami potensi dan seni budaya lokal melalui program unggulan sebagai penunjang soft skill tenaga kesehatan;
  3. Terselenggaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dan didasarkan atas pemikiran kritis (critical appraisal and thinking), penggunaan bukti ilmiah (evidence based practice) yang mengarah pada luaran produk, pendayagunaan dan dampak dari produk yang dihasilkan (outcome, benefit, impact);
  4. Terbentuknya tenaga kesehatan yang kompeten dan bersertifikasi bidang kesehatan, digital skill, dan dapat berkolaborasi antara akademisi, dunia industri, dan masyarakat dalam menghadapi era digital di masa depan;
  5. Tersusunnya kurikulum pendidikan kesehatan dan kurikulum tambahan seperti kemampuan komunikasi internasional juga diperdalam menjadi 3 sub kompetensi yang lebih spesifik yaitu bahasa untuk akademik, bahasa untuk literasi dan penulisan, dan bahasa untuk komunikasi kesehatan yang dipalikasikan pada Tri Darma Perguruan Tinggi

 

Sasaran :

Sasaran yang merupakan target terukur dan penjelasan mengenai strategi serta tahapan pencapaiannya.

  1. Tersedianya lulusan yang mampu bekerja sebagai ilmuwan yang profesional dan mampu mengkaji dan menganalisis secara kritis berbagai permasalahan di tingkat regional Jawa Timur, Nasional, Inter regional ASIA dan Global;
  2. Tersedianya lulusan yang mampu memberdayakan masyarakat dalam memahami potensi dan seni budaya lokal melalui program unggulan sebagai penunjang soft skill tenaga kesehatan;
  3. Adanya kerjasama peningkatan kompetensi dan lulusan ditingkat Jawa Timur, Nasional, ASEAN, dan Inter Regional ASIA didalam daya saing Global.
  4. Terwujudnya Sistem Tata Kelola dan Kelembagaan yang akuntabel.
  5. Adanya Sarana Prasarana yang memenuhi standar mutu perguruan tinggi.