Tingkatkan Kerjasama Akademik, STIKES Widya Cipta Husada MoU Dengan Universitas Islam Jakarta (UIJ)

Tingkatkan Kerjasama Akademik,  STIKES Widya Cipta Husada MoU Dengan Universitas Islam Jakarta (UIJ)

Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora serta pembudayaan dan permberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan, dan untuk meningkatkan daya saing, dalam menghadapi globalisasi di segala bidang, serta menghasilkan intelektual, ilmuwan dan profesional yang berbudaya, kreati, toleran, demokratis dan berkarakter tangguh, serta berani membela kebeneran untuk kepentingan bangsa, Universitas Islam Jakarta, pada Rabu 11 September 2019, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada Malang, Jawa Timur.

Usai MoU, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada Malang, Dr. Tayubi Heriyanto, SE.MM menjelaskan, bahwa kerjasama ini untuk meningkatkan kesehatan baik di tata kelola, para pengelola maupun kesehatan mahasiswa itu sendiri, untuk itu hari ini kita lakukan kerjasama dengan Universitas Islam Jakarta.

Dimana MoU ini sebagai kolaborasi melalui Tri Darma Perguruan Tinggi, baik Pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, dan kita akan lihat kira-kira apa yang kita butuhkan, apakah dilingkungan sini butuh kebijakan tentang kesehatan lingkungan, maka kita bantu dibidang lingkungannya, kalau kami bidang Agama Kurang, maka UIJ ini bisa mentransfer tentang keagamaannya.

Setelah MoU ini kita berharap segara diterbitkan MoA, mungkin bidang kesehatan dulu, sehingga para pengelola di UIJ bisa melakukan medical Cek Up, apabila ada yang kurang sehat bisa kita bantu penyembuhan secara medic maupun non medic, seperti herbal, ungkap Dr Tayubi Heriyanto.

Sementara Rektor UIJ, Prof Raihan juga menegaskan, bahwa kerjasama antar perguruan tinggi merupakan kebutuhan semua perguruan tinggi, dan tentunya setiap perguruan tinggi butuh kerjasama, walaupun mungkin tidak satu prodi atau dari berbagai prodi, karena ilmu itu tidak bisa berdiri sendiri, kemudian tentunya kita punya 11 Prodi, dan Stikes Widya Cipta Husada memiliki 6 Prodi, dan tentunya masing-masing memiliki spesialisasi yang berbeda, dari situ nanti kita dalami dan kita lihat kebutuhan dalam proses belajar mengajar atau dalam penelitian atau pengabdian masyarakat, yang jelas untuk pengabdian masyarakat kita butuh provinsi-provinsi yang ada di luar Jakarta, karena sebagian penduduk Indonesia berada di desa-desa.

Oleh karena itu tidak ada salahnya semua perguruan tinggi swasta yang ada di Jakarta, juga sudah tidak selalu melihat luar negeri, tetapi juga melihat provinsi lain, dan saya yakin lebih bermanfaat bagi profesi lain, apakah bidang kewirausahaan, ekonomi dan sebagainya, dan Dr Tayubi punya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan yang cukup potensial, yang berarti kita bisa saling sharing dan tentunya ini menjadi lebih bermanfaat bagi kedua belah pihak, ungkapnya. (Nrl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *