STIKES Widya Cipta Husada Peringati HKN ke-54 dan Dies Natalis ke-9

MALANG—Halaman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Huda (STIKes WCH) nampak berbeda dari biasanya. Ratusan mahasiswa semester awal ini berkumpul untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 dan rangkaian Dies Natalis STIKes WCH ke-9. Tak hanya mahasiswa baru (maba), puluhan civitas akademika beserta staff-staff-nya turut ramaikan suasana Rabu (5/11) pagi ini.

Mengenakan seragam olahraga putih, 104 maba antusias mengikuti event spesial kali ini. Beberapa kegiatan seperti menampilkan poster-poster kesehatan di ruang galeri, cek kesehatan, dan olahraga ringan, menjadi pilihan yang sangat menari perhatian civitas akademik STIKes WCH.

Menurut Taufiqul Akbar, S. Kep, Ns., rangkaian kegiatan ini akan terus berlanjut hingga bulan Maret mendatang. Sedangkan untuk acara pada hari ini, adalah gabungan peringatan HKN dan rangkain dies natalis.

“Khusus untuk memperingati HKN ke-54 ini, kami juga turut dengungkan program kesehatan seperti Germas,” kata Kepala Kemahasiswaan tersebut.

Sementara itu, Sri Hapsari, Wakil Ketua III STIKes WCH, mengapresiasi kegiatan yang digelar pada hari ini. Bukan hanya karena kegiatannya saja, tapi juga karena antusias dari seluruh staff-staff dari masing-masing unit juga terlibat aktif untuk menyemarakkan event ini.

Bahkan, lanjut dia, selain kegiatan ini dapat memupuk silaturahmi dan kebersamaan, juga mampu mengimplementasikan visi STIKes WCH yang ingin selalu mengangkat potensi lokal untuk dikembangkan.

Jaga Pola Hidup Sehat Ala STIKes WCH

Antusias. Begitulah kiranya, gambaran suasana civitas skademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH) saat ikuti event pemeriksaan kesehatan dan terapi gerak aktif. Rabu, (5/12).

Event yang sengaja diselenggarakan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 ini juga sebagai rangkaian dari Dies Natalies ke 9 STIKes.

Kepala Kemahasiswaan, Taufiqul Akbar, S. Kep, Ns mengatakan. Ada tiga rangkaian acara yang dikemas dalam kegiatan meriah ini. Ialah pemeriksaan kesehatan, terapi gerak dan spot edukasi lewat galeri kesehatan.

“Ya, cek kesehatan ini meliputi tinggi berat badan, tekanan darah dan mengukur lemak dalam darah. Setelahnya, nanti peserta dimasukkan ke kelompok olahraga sesuai cek kondisi fisiknya saat ini,” jelasnya

Dijelaskan lebih lanjut, terapi gerak aktif tersebut terdiri dari lima kelompok olahraga. Di antaranya, olahraga khusus untuk penderita hipertensi. Obesitas. Serta bola tangan, panahan dan kasti untuk pasien yang terdeteksi sehat.

Di sisi lain, kegaiatan yang melibatkan mahasiswa baru (baru) ini juga diharapkan mampu menjadi bekal dari segi mental. Sekaligus pemahaman akan tatacara melayani masyarakat. “Ini supaya Ilmu yang didapatkan di kampus bisa diterapkan ke masyarakat,” tutupnya.

Reporter: Roihan Rikza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *