Mahasiswa STIKes Widya Cipta Husada Sosialisasi Gizi Seimbang , Para Siswa SD I Dilem Ketagihan

MALANG—Peran ilmu kesehatan bagi masyarakat sangatlah penting. Bukan hanya untuk mengobati bagi yang menderita penyakit, tapi juga agar dapat mencegah atau menghindari agar tidak fatal.

Nah, dalam rangka pencegahan terhadap penyakit, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH), lakukan penyuluhan untuk para siswa SD I Dilem, Kepanjen.

Dihadapan 30-an siswa kelas V SD I Dilem itu, Ainun Safira Andini dan Tendy Rizky Susilawati, 2 mahasiswi Prodi Gizi, menyampaikan materi tentang Gizi Seimbang. Penyampaian Gizi Seimbang itu dilakukan dengan metode perminan yang melibatkan seluruh peserta.

Salah satunya permainan yang dilakukan adalah permainan Ular Tangga Gizi ala anak-anak. Mereka dibagi menjadi 3 kelompok yang dari masing-masing kelompok akan melemparkan dadu agar dapat bermain. Namun, sebelum permainan dimulai, masing-masing peserta mendapatkan sebuah pertanyaan agar dapat dijawab dengan benar, agar kemudian dapat melanjutkan permainan tersebut.

Terlihat dalam permainan Ular Tangga Gizi yang dipandu oleh Ainun dan Rizky, para siswa sorak sorai bergembira ria. “Sambil bermain, kita juga belajar tentang gizi” ujar Ainun.

Dewi Isnaini, salah seorang guru SD I Dilem yang mendampingi siswa kelas V ini merasa senang dengan diselenggarakannya kegiatan semacam ini. Menurutnya, penyuluhan tentang gizi seimbang yang menjadi bahan presentasi di hadapan para siswa kelas V itu sangat bermanfaat.

“Siswa-siswi jadi mengerti makanan yang layak konsumsi dan makanan yang harus dihindari agar kesehatan mereka dapat dijaga dengan baik” papar dia.

Sementara itu, Bela, sapaan akrab Gabriella, salah seorang siswi kelas V, mengungkapkan kegembiraannya atas acara yang dilakukan oleh kakak-kakak dari STIKes Widya Cipta Husada. Bahkan, ungkap dia, ia ingin bisa bermain lagi bersama kakak-kakak itu.

“Senang karna bisa bermain sambil belajar tentang makanan yang baik dan yang nggak baik” ungkapnya. []

Pewarta: Roihan Rikza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *