Kuliah Ambil Jurusan Gizi, Why Not?

Oleh Inayatul Robiah

Mungkin sebagian dari kawula muda belum terlintas dalam benak pikiran sedikitpun, tentang keinginan untuk memilih jurusan Ilmu Gizi saat kuliah. Nah, barang kali ada beberapa pertanyaan yang terbesit dalam hati para calon mahasiswa atau mahasiswi tersebut. Misalnya, apa yang dilakukan ketika kuliah di jurusan ilmu gizi? Pasti kebanyakan perempuan kan? Terus apa bagusnya? Lulusannya bakal jadi apa? Pusing bukan kalau ada yang bertanya sedemikian rupa.

Eitss… tapi jangan salah. Kalaupun mahasiswi jurusan gizi, maka mereka itu adalah cewek-cewek yang berkualitas dan cocok jadi isteri ideal lho. Buat mahasiswa gizi jangan mau kalah juga. Siapa sih yang nggak mau punya laki-laki yang jago dan ahli dibidang gizi? Mahasiswa gizi bakalan jadi incaran banyak cewek-cewek pastinya. Jadi, buat apa malu buat ambil jurusan ilmu gizi? Kalau tidak percaya, dibawah ini akan dijelaskan bukti-bukti bahwa Jurusan Ilmu Gizi bukan sembarang jurusan.

  1. Bicara Gizi, Bicara Pangan dan Pokok Bahasan yang Tak Pernah Tuntas

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengat istilah gizi? Makanan? Ya, benar sekali. Jurusan Ilmu Gizi memang kebanyakan membahas hal-hal yang berkaitan dengan makanan yang akan kita pelajari. Kita akan dikenalkan dengan gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak); gizi mikro imineral, vitamin) dan bahan pangan apa saja yang mengandung zat tersebut.

Seperti kita ketahui manusia tidak akan bisa lepas dari produk pangan. Jadilah ilmu gizi ini adalah sebuah ilmu yang akan selalu dibutuhkan bagi semua manusia. Jika pembaca termasuk mahasiswa gizi maka bersiaplah untuk memperbarui informasi tentang pangan dan gizi.

  1. Mengetahui Apa yang Dibutuhkan Tubuh

Sebenarnya, jurusan Ilmu Gizi ini, Anda tidak hanya akan mempelajari soal makanan. Tapi juga akan mengetahui berbagai rumus ideal, kebutuhan kalori harian, menghitung indeks massa tubuh, kebutuhan ketika mendapati tubuh dalam keadaan tidak normal, misalnya sakit, terkena luka bakar, saat menyusui, saat hamil dan kondisi lainnya. Rumus-rumus tersebut pasti berguna buat Anda dalam memantau keadaan tubuh sendiri maupun orang lain.

Selain itu Anda juga akan mempelajari tentang gizi daur kehidupan yang bisa diterapkan sepanjang perjalanan kehidupan. Anda akan mendapatkan ilmu terkait gizi dari semenjak bayi hingga lansia.

  1. Lulusnya Bisa Kerja Dimana?

Jangan khawatirkan tentang lulusan Ilmu Gizi. Dengan memiliki gelar S. Gz., lulusan strata satu Ilmu Gizi akan mendapatkan gelar tersebut. Memang rasanya masih belom banyak terdengar ya. Tapi itulah kelak yang akan didapatkan ketika toga sudah dikenakan nantinya. Lulusan ilmu gizi bisa bekerja di rumah sakit sebagai konsultan gizi,di puskesmaspun boleh,jadi pegawai BPOM,mau jadi pengajar(dosen),bisa juga di perusahaan(manager quality control). Selain itu kalau mau buka jasa catering pun juga bisa, apalagi kan sekarang orang sudah semakin cerdas pastinya mereka akan lebih selektif dalam memilih makanan sehat. Sebagai lulusan ilmu gizi yang sudah dibekali berbagai macam tentang gizi dan manfaatnya tentu itu menjadi poin tersendiri.

  1. Menciptakan Calon Pendamping Idaman

Kedengaran alay banget yaa,tapi ini serius lho, pengen tau kan ?

Saat Anda memilih jurusan Ilmu Gizi, secara tidak langsung Anda sedang menunjukkan diri sebagai calon pendamping idaman kepada calon mertua. Yap, karena apa? Jurusan Ilmu Gizi, terdapat praktik kuliner. Yang artinya Anda sedang mengasah kemampuan memasak.

Praktik kuliner di jurusan Ilmu Gizi tidak hanya masakan rumah sakit saja, tetapi makanan dari Indonesia dan belahan dunia manapun. Siapa sih yang nggak seneng punya menantu pinter masak? Tapi bukan hanya pinter masaknya saja, melainkan Anda pun akan dituntut untuk bisa mengimplementasikan apa yang didapat dibangku kuliah dalam kehidupan nyata.

  1. Ilmu Gizi Mengharuskan Mahasiswanya Lihai Berkomunikasi dengan Siapa Saja

Pada jurusan Ilmu Gizi dituntut untuk terampil dan cakap dalam berkomunikasi. Selama perkuliahan, kita sudah dituntut untuk dapat mengabdikan ilmu bagi banyak kalangan masyarakat. Kita terbiasa juga melakukan banyak penyuluhan kesehatan, dalam hal ini kita sering berinteraksi langsung dengan masyarakat mulai dari remaja hingga lansia.

Banyak sekali orang-orang yang berkonsultasi mengenai banyak hal terkait apa yang di keluhkan tentang kesehatan. Karna itulah, kita mahasiswa Ilmu Gizi harus punya tips dan trik bagaimana cara berkomunikasi secara efektif dan efesien, menggali masalah dengan cerdas dan mampu memberikan solusi yang terbaik.

  1. Tak Perlu Takut Tak Punya Banyak Waktu

Kesibukan dalam melaksanakan tugas-tugas kuliah memang tak bisa dielakkan. Tapi percayalah tugas kuliah akan membantuk untuk bersikap cukup cerdik untuk menyisihkan waktu.

Diakui, mahasiswa Ilmu Gizi memang memiliki tugas kuliah yang sangat padat. Jadwal kuliah sedari pagi, pulang ke rumah lalu mengerjakan tugas hingga larut malam. Bahkan rela begadang demi merampungkan tugas-tugas kuliah, akan terbiasa untuk mengatur waktu dan mendahulukan hal-hal yang prioritas.

Meski jam kuliah, tugas kuliah, kegiatan-kegiatan penyuluhan memadati sehari-hari, tidak kemudian membuat lupa diri dan orang terdekatnya. Mahasiswa Ilmu Gizi masih bisa secara adil membagi waktu antara untuk diri sendiri, hobi, keluarga, dan juga pasangannya. Jangan takut bakal dicuekin, karena mahasiswa gizi sudah terbiasa membagi prioritas mereka dengan baik.

Nah, dengan catatan-catatan dari hasil pengalaman dan studi lapangan tentang lulusan jurusan Ilmu Gizi, masih ragu untuk memilih jurusan Ilmu Gizi? Tidakkan? Maka, jurusan Ilmu Gizi, why not? []

 

*Penulis adalah Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada, Program Studi Gizi, semester I

 

Sumber:

https://www.kompasiana.com/seputar-jurusan-ilmu-gizi-seperti-apa-sih?//

https://www.hipwee.com/11-alasan-kenapa-mahasiswi-jurusan-gizi-bisa-jadi-calon-istri-cantik-luar-dalam//

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *