BPBD-STIKes WCH Jadikan SMKN 1 Malang Pionir Sekolah Aman Bencana

KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang sedang getol meningkatkan Kota Malang sebagai kota tangguh bencana. Usaha ini diawali dengan terbentuknya kelurahan tangguh. Kemudian diikuti oleh pembentukan Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Dalam hal ini Kota Malang bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Cipta Husada (STIKes WCH) dalam acara yang dilakukan d SMKN 1 Kota Malang sebagai pionir SMAB.

“Edukasi dan sosialisasi kebidang ini memang harus diberikan kepada semua komponen masyarakat,” papar Sekretaris BPBD, Tri Oky Rudianto P SE MSi saat melayani apel pagi di SMKN 1 Kota Malang, Senin (12/11).

Kesiapsiagaan tanpa -itu dapat berasal dari warga umum, kelurahan, dan dunia Pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi. “Dengan ini kami menggandeng STIKes WCH Malang sebagai perguruan tinggi sebagai penyuluh dan SMKN 1 Malang sebagai pionir sekolah,” ujar Asmi, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kota Malang.

Sementara, STIKes WCH sendiri memiliki program yang juga mendapat penghargaan dari BPBD yaitu Radar Kesna (Remaja Sadar Kesehatan Bencana). Hal itu jelas berbeda dengan kegiatan SMAB yang memang bertujuan memberikan edukasi lebih dini kepada para siswa saat terjadi bencana.

Pukulan Asmi, Kota Malang memiliki potensi berbagai macam bencana alam, sudah lama akhir musim penghujan. “Untuk itu kami membentuk kader sekolah yang berjumlah 10 orang per tim, terdiri dari 5 tim,” papar Asmi.

Maka dari itu, kaderisasi siswa yang tangguh harus mencari sejak awal, adalah melalui jalur kependidikan. Pelatihan SMAB ini berlangsung sehari. Selain diikuti oleh total 50 orang perwakilan siswa, guru dari SMKN 1 Malang dan juga acara ini. 
Rencananya, kesiapsiagaan bencana ini akan dilakukan lagi di SMKN 11 Kota Malang.

Pewarta: Elfran Vido 
Penyunting: Kholid Amrullah 
Foto: Elfran Vido

 

Berita dimuat di radarmalang.id  pada 12 September 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *